KH. Said Aqil Siroj Sama Sekali Tidak Mendukung Pasangan Prabowo-Sandiaga


Menanggapi pemberitaan media massa tentang dukungan KH. Said Aqil Siroj kepada pasangan Prabowo-Sandi, terkait pernyataan KH. Said Aqil Siroj dalam pertemuan PBNU dengan Prabowo-Sandiaga Uno beberapa waktu lalu, SAS Institute menemukan beberapa pemberitaan yang tidak benar, bahkan manipulasi.

Pemberitaan yang tendensius ini sangat merugikan nama baik KH. Said Aqil Siroj dan bisa menimbulkan perpecahan warga NU.
Berkaitan dengan itu, SAS Institute menyatakan bahwa pernyataan yang disampaikan KH. Said Aqil Siroj tidak ada satupun yang bisa diartikan sebagai dukungan kepada 2 pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.
KH. Said Aqil Siroj sebagai pribadi yang memiliki hak konstitusional untuk menetukan dukungannya tetap istiqomah terkait doa, restu ,solidaritas dan dukungan beliau kepada KH. Makruf Amin sebagai sesama ulama dan khususnya sesama tokoh NU.

Beliau menghimbau kepada masyarakat, khususnya warga NU untuk tidak terpengaruh berita bohong yang mengarah pada upaya membenturkan antara KH. Said Aqil Siroj dengan KH. Makruf Amin yang bisa mengarah pada perpecahan dalam keluarga besar Kaum Nahdliyyin.
Menyerukan kepada media tertentu yang melakukan manipulasi pemberitaan untuk mencabutnya dan merevisinya dengan berita yang benar dan meminta kepada Dewan Pers untuk menjalankan tugas dan wewenangnya menyangkut pelanggaran Kode Etik Jurnalistik.

SAS Institute akan terus konsisten mendorong kehidupan politik yang konstitusional, demokratis, berkeadaban, damai dan berorientasi kepada kemaslahatan publik. SAS Institute juga senantiasa menjaga, mengawal dan menegakan integritas dan moralitas bangsa, serta teguh menentang perilaku politik adu domba, politik identitas, fitnah, dan berita bohong.

2 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.