Tepis Sandiaga, Pengamat Kepolisian Ini Anggap Tindakan Aparat Sudah Tepat


Menyikapi langkah aparat keamanan terhadap deklarasi Gantipresiden di Pekanbaru, pengamat Kepolisian yang juga akademisi di Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru, Dr Yudi Krismen menilai langkah yang diambil Kepolisian sudah tepat. Sementara itu, adanya pihak-pihak yang keberatan terhadap perlakuan aparat yang dinggap kurang, Sandiaga Uno tidak mengomentari. Sandi mengatakan tidak mau memperuncong perdebatan.

"Polri tak mengizinkan diadakannya acara karena karena faktor keamanan dan ketetiban, guna menghindari konflik atau benturan fisik di lapangan," ujarnya.

Artinya apabila deklarasi #2019 Ganti presiden tetap di langsung kan, di jalan diponegoro Pekanbaru. Kemungkinan akan terjadi bentrok fisik antara pihak yang pro dan pihak yang kontra dengan deklarasi tersebut.

Untuk itu langkah yang di lakukan polresta Pekanbaru sudah benar. Faktor kriminogen adalah suatu faktor yang menyebabkan munculnya suatu tindak pidana baru. Namun demikian, tambah dia menegaskan bahwa hak menyampaikan pendapat itu adalah hak asasi manusia, dan itu tidak salah, namun karena ada penolakan dari pihak lain, maka keputusan yang telah diambil Polri sudah tepat. Dan menepis adanya unsur keberpihakan atau terlibat pada salahsatu kekuatan poltik.

"Saya nilai ini semua murni hanya karena faktor keamanan. Semua aspek tentu sudah dipertibangkan dengan matang. Polri tidak boleh berpolitik. Sudah ditegaskan dalam Undang-undang Polri," Pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.