Wasekjen Gerindra Lupa Kalau Junjungannya Juga Preman


Jika Presidennya Bukan Jokowi, Gerakan #2019GantiPresiden Sudah Dieksekusi Tim Mawar, itu adalah komentar banyak netizen di Indonesia, mengomentari pernyataan Andre Rosiade, Wasekjen Gerindra tentang penghadangan deklarasi 2019GantiPresiden.

Banyak warga yang berpendapat menyatakan bahwa #2019GantiGresiden merupakan gerakan Inkonstitusional. Inilah yang menyebabkan tindakan warga melakukan penghadangan terhadap Deklarasi 2019GantiPresiden. Andre mengatakan, bila ada kelompok yang tidak setuju atau berbeda pendapat dengan deklarasi #2019GantiPresiden bisa melakukan gerakan tandingan.

Justru jika ada gerakan lain, yang terjadi adalah chaos. Seharusnya gerakan tagar itu tetap berada di ranah media sosial, bukan di tengah masyarakat langsung.

Presiden dipilih secara langsung oleh rakyat itu mendapatkan legitimasi yang kuat sebagai presiden jaminan masa jabatan selama 5 tahun. Sehingga ketika itu kampanye ganti presiden itu inkonstitusional. Sebagai bangsa yang berkepribadian timur dan menjunjung nilai demokrasi yang baik, tentunya ada rule of the game yang mesti ditaati bersama. Bukan berdemokrasi dengan menghalalkan segala cara.

Kalau terlalu awal meminta ganti presiden itu tindakan yang inkonstitusional. Untung presidennya pak Jokowi, kalau dulu mungkin udah dibentuk tim mawar. Dibentuk untuk mengeksekusi itu. Ini untung pak Jokowi sangat demokratis.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.