Indonesia Mau Seperti Suriah ?


Suriah adalah negara yang indah, aman damai dan sekuler, Negara ini tidak memiliki hukum berdasarkan agama tertentu, namun itu semua hanyalah kenangan. Suriah kini hancur lebur karena perang saudara.

Seperti di negara Indonesia, di Suriah juga berkembang 6 agama selain Islam itu sendiri yakni Sunni. Syiah, Alawi, Imam, Ismaili bahkan ada Yahudi Syria dan Yahudi Israel.

Tahukah anda jika perang saudara yang terjadi di Suriah adalah campur tangan ISIS, yang kala itu menunggangi gerakan demokrasi Suriah, mulai dengan menebar tagar kebencian dan berita negatif pemerintahan Assad.

Gerakan yang terjadi Suriah ini sangat identik dengan gerakan ganti presiden yang sedang marak terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, mereka (ISIS atau HTI) dengan sengaja menyebarkan berita negatif tentang pemerintah dan mulai membuat kekacauan ditengah masyarakat.

PKS adalah yang paling menonjol dalam gerakan ini, terlihat dari beberapa postingan mereka di media sosial yang selalu merendahkan dan melecehkan pemerintah.

HTI telah bekerja sama degan PKS dalam usahanya menggulingkan Pemerintahan dengan gerakan ganti presiden yang sekarang santer mereka gaungkan. Gerakan ini selalu menanamkan kebencian dan penghinaan kepada pemerintah.

Gerakan ini didanai lansung oleh HTI, mereka dengan sengaja membuat kekacauan dan menebarkan kebencian yang berujung perpecahan, tak jauh beda dengan apa yang terjadi di Suriah.

Gerakan ini punya tujuan mengganti sistem pemerintahan Indonesian menjadi Khalifah. Mereka menggunakan segala cara untuk bisa memperdaya masyarakat dengan isu-isu agama agar Islam terpecah belah.

Jika umat Islam terpecah belah, maka akan terjadi pertikaian dan akan terjadi pertumpahan darah atau perang saudara sesama muslim.

Sangat mengerikan sekali apa yang menjadi tujuan mereka (HTI), mari kita berikan pendekatan spirituil kepada saudara-saudara kita yang sudah terjerumus dan mengikuti gerakan ini, mari bersama-sama melawan gerakan itu, mari kita jaga NKRI dengan berpegang teguh kepada Bhineka Tunggal Ika.

Berikut Videonya :

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.