Rizieq Mau Pulang Karena Pengen Ketemu Firza ?


Habib Rizieq dicegah ke luar Arab Saudi oleh pemerintah setempat. Namun, alasan pencegahan Imam Besar FPI itu hingga kini belum diketahui. 
Ada beberapa penyebab mengapa seseorang dicegah ke luar negara yang dikunjungi, salah satunya yakni yang bersangkutan sedang menjalani proses hukum.

Pemerintah RI telah memperjelas status hukum Habib Rizieq Syihab ke pemerintah Arab Saudi. Menurut Guru besar hukum internasional Universitas Indonesia (UI) Prof Hikmahanto Juwana  mestinya sudah dideportasi karena izin tinggal Habib Rizieq sudah habis.

"Ya, itu harus ditanya ke otoritas Arab Saudi, apakah ada masalah hukum atau tidak. Seharusnya, kalau izin tinggal sudah kadaluwarsa, ya, harus dideportasi ke asal negaranya," kata Hikmahanto
Hikmahanto juga bicara soal tudingan adanya peranan pemerintah RI dalam pencegahan Habib Rizieq ke luar Arab Saudi. Dia meyakini tudingan itu tidak benar.

"Kalau ada tuduhan permainan dari otoritas di Indonesia saya kira tidak, ya. Masak negara berdaulat seperti Arab Saudi mau diintervensi oleh negara lain yakni Indonesia," ujarnya.
Pencegahan Habib Rizieq ke luar Arab Saudi diketahui saat yang bersangkutan tidak dapat terbang ke Malaysia. Padahal, menurut Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi (KAS) Agus Maftuh Abegebriel menyebut izin tinggal Habib Rizieq di Saudi sudah habis per Juli 2018.

KBRI Riyadh siap memberikan pendampingan bagi Habib Rizieq jika mengalami permasalahan hukum di Saudi. Jadi jangan selalu mengayalahkan pemerintah.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.