Survei Capres-Cawapres Menentukan Gaya Kepemimpinan Kandidat


Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia (UI) mengadakan penelitian berdasar survei tentang kepribadian calon presiden. Penelitian ini dilakukan terhadap 204 psikolog di Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi yang berpengalaman dalam menilai kepribadian. Riset diadakan pada 18-27 Juni melalui penilaian jarak jauh dengan melihat tingkah laku calon presiden sejak kecil, saat merintis karier, hingga sekarang. Sebelum menilai, para psikolog itu membaca lebih dahulu biografi para kandidat.

Hasilnya, 76 persen responden menyatakan bekas Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus itu bakal menjalankan gaya otoriter jika terpilih menjadi presiden. Responden menilai Prabowo terbawa gaya tentaranya pada masa lalu.

Sedangkan untuk Jokowi, 87 persen responden menilai Gubernur Jakarta non-aktif itu bakal memainkan gaya kepemimpinan demokratis jika terpilih. Jokowi suka mendekati masyarakat lewat gaya blusukan-nya. "Jokowi lebih partisipatif dan mau mendengar keluh-kesah masyarakat."

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.