Antek Asing Teriak Antek Asing


Mereka menuduh Jokowi antek aseng, alias antek China dan Amerika, dan ternyata  itu hanya untuk menutupi apa sebenarnya orientasi Prabowo-Sandi.

Berbagai indikasi membuktikan keberpihakan Prabowo yang sejati. Yakni terhadap Amerika, China dan Orde Baru (Orba).

Beberapa saat terakhir, banyak pihak mengabarkan Prabowo Subianto memiliki hubungan bisnis dan didukung pengusaha Nathaniel Philip Rothschild dari Inggris.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djodjohadikusumo pun membenarkan bahwa Prabowo kenal baik dengan pengusaha tersebut.

Meski kenal baik, Hashim membantah jika ada hubungan politik dengan Rothschild yang sering diisukan sebagai orang Yahudi.

Ya terang saja Hashim tak akan bercerita Panjang lebar masalah hubungan Prabowo dengan Rothschild, namun yang sebenarnya adalah memang mereka berhungungan bisnis dan politik.

Berawal dari pertemuan pertama Hashim Djojohadikusumo, kakak dari Prabowo Subianto dengan Nat Rothschild berlangsung di Restoran Belvedere, London Holland Park pada September 2012 lalu.

Setelah itu sebulan kemudian Hashim menerima tawaran Rothschild untuk mengambil kendali Bumi Plc, perusahaan yang awalnya merupakan bentuk kongsi dari Grup Bakrie dan Rothschild.

Rothschild memutuskan keluar dari Bumi Plc dan menjadi 'oposisi' seiring anjloknya saham Bumi Plc, memerangi Bakrie. Persaingan antara pemegang saham Bumi Plc ini bahkan disebut sebagai konflik yang terkotor di London.

Hashim kala itu mendapatkan uang dari investasinya lapangan minyak dan gas di Azerbaijan, Kazakhstan dan Amerika Serikat (AS) dengan investasi sampai jutaan dolar. Kendati cuma mendapat peran pendukung di konflik Bumi Plc, Hashim menegaskan siap mendukung Rothschild di Indonesia.

Masih mau mengelak..?

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.