Kalau Ada Yang Bagi Duit & Bagi Hoax, Kalian Pilih Mana ?


Prabowo Subianto menyinggung soal politik uang saat menghadiri deklarasi Relawan Rhoma for Prabowo-Sandi (PAS) di Soneta Record, Depok, Jawa Barat, Minggu (28/10/2018).

Pada acara itu awalnya, ia membicarakan perihal strategi memperbanyak lapangan pekerjaan dan meminimalisir kemiskinan. Salah satu strateginya menaikan gaji pegawai negeri agar tidak ada korupsi.

Dirinya berjanji akan menaikkan gaji para hakim, jaksa dan para aparat jika terpilih nanti, itu adalah strategi Prabowo untuk mencoba merauk suara para hakim dan jaksa, serta aparat.

“Hakim-hakim kan kita perbaiki gajinya, jaksa, aparat-aparat kita naikan gajinya supaya tidak ada alasan untuk disogok,” ucapnya saat berada di lokasi.

Tak hanya itu, Prabowo juga meminta kepada pendukungnya untuk tidak berharap menerima uang dalam kampanye Pilpres 2019 ini, seperti orang-orang lain yang tak ia sebut secara gamblang.

 “Jangan berharap kita bisa seperti mungkin orang-orang lain. Orang lain membagi-bagi banyak uang tapi kita tidak mampu. Tapi kita pakai akal sehat, mana ada pengusaha yang paling baik di dunia mau bagi-bagi uangnya,” paparnya.

Ia juga mengatakan, jika rakyat menemukan ada pembagian uang dalam kampanye ini, Prabowo menyuruh mereka menerimanya. Sebab, menurut Prabowo, uang tersebut merupakan uang rakyat juga.

“Untuk itu saya hasilkan ke rakyat kalau ada yang bagi-bagi uang terima, itu uang rakyat Indonesia, tapi pilih tetap?” ujar Prabowo.

Mungkin maksud Prabowo adalah tidak akan memberikan uang secara langsung, namun cukup dengan berita-berita Hoax sudah cukup membuat masyarakat bingung dan memilihnya.

Karena sangat banyak sekali beredar di masyarakat berita bohong atau Hoax yang disebar melalui media sosial yang selalu memprovokasi pemerintah yang tengah berjuang membangun Indonesia dengan sungguh-sungguh.

Seperti berita harga mahal, semua kebutuhan naik, harga tempe mahal, makanan di singapura lebih murah dari pada di Indonesia, Indonesia akan bubar 2030  masih banyak lagi berita-berita bohong yang beredar di masyarakat yang membuat masyarakat jadi bingung.

Masyarakat menginginkan program dari calon presidennya yang bisa membuat masyarakat senang dan akan memilihnya, bukan hanya wacana yang tak pernah terealisasi dan hanya janji-janji manis belaka. Masih mau memilih Prabowo..?

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.