KH. Nawawi Abdul Jalil Kabur Saat Sandiaga Datang


Sandiaga Salahudin Uno Berkunjung ke Ponpes Sidogiri Pasuruan
Saat Sandiaga Uno berkunjung ke Ponpes Sidogiri, KH. Nawawi Abdul Jalil justru memilih pergi meninggalkan pesantren untuk berkunjung ke kediaman pimpinan Partai Nasdem yang juga mantan Bupati Probolinggo, Hasan Aminudin, di Probolinggo.

Partai Nasdem adalah salah satu partai pendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.
Alasan yang sangat mendasar adalah kunjungan politik cawapres nomor urut 2 itu tidak dikehendaki pengasuh Ponpes Sidogiri, KH. Nawawi Abdul Jalil.

Bukan hanya pimpinan Ponpes Sidogiri yang tidak menyambut kedatangan Sandiaga Uno. Sejumlah pimpinan ponpes yang masuk dalam daftar rencana kunjungan juga tegas menolak sejak awal.

“Seperti Ponpes Nurul Qodim dan Ponpes Genggong Probolinggo sudah menolak. Sementara Ponpes Nurul Jadid Probolinggo pimpinan Ponpesnya tidak menemui. Saya sudah konfirmasi,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, KH Nawawi Abdul Jalil membenarkan bahwa dirinya bertandang ke rumah anggota DPR RI itu Sabtu siang. Dia terang-terangan tidak mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres.

“Saya hanya mendukung ulama NU yang maju di Pilpres 2019, yakni Kiai Ma’ruf Amin,” tegas ulama yang masuk jajaran Mustasyar PBNU ini.

Sandiaga Uno sendiri akhir pekan ini dijadwalkan berkunjung ke sejumlah pesantren dan ulama di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur.

Selain di Ponpes Sidogiri Pasuruan, mantan Wagub DKI itu juga dijadwalkan berkunjung ke Ponpes Nurul Qodim dan Nurul Jadid Probolinggo, Ponpes Roudotul Ulum Bondowoso, dan Ponpes Alqodiri di Kabupaten Jember.

Namun sangat disayangkan kehadiran Sandiaga Uno banyak mendapatkan penolakan, namun penolakan itu dilakukan dengan cara yang halus, agar tidak melukai perasaan Sandiaga Uno.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.