Kurang Ajar! Timses Prabowo Catut Kiai Irfan Sebagai Tim Pemenangan


Saya jadi kurang mengerti dengan apa yang dilakukan kubu Prabowo-Sandi beberapa waktu belakangan ini, dengan semua usahanya menerbitkan Ulama karbitan dan pencatutan Kiai dari NU yang mereka klaim mendukungnya.

Kiai Irfan pengurus Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang juga pengurus PBNU ini mengaku tidak tahu siapa yang memasukkan namanya menjadi tim sukses Prabowo-Sandiaga.
Sebab dia baru tahu setelah kubu Prabowo mengeluarkan rilis nama-nama tim sukses yang didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Saya kaget kok (nama) saya bisa masuk ke situ. Saya takutnya yang masukkan dari santri, karena jumlah santri saya kan ribuan,” ujar Kiai Irfan di kediamannya.
Alasan Kiai Irfan meminta namanya dihapus dari daftar tim sukses, karena sebagai kiai sepuh di NU pihaknya tidak ingin menyakiti perasaan para santrinya.

"Santri saya ribuan, ada yang mendukung Prabowo dan ada yang mendukung Jokowi. Saya takut kalau memihak akan menyakiti hati santri di kubu lain,” urainya. 
Dalam kesempatan yang sama dirnya mengatakan hingga kini lebih memilih untuk netral dalam Pilpres 2019 dan mendoakan capres cawapres terpilih nanti bisa membawa manfaat bagi bangsa Indonesia.
Jadi jika ada pihak yang mengatakan Kiai Irfan mendukung Prabowo-Sandi, itu adalah bohong.! Banyak kalangan yang menyebutkan bahwa NU cenderung memilih Jokowi-Ma’ruf ketimbang Prabowo-Sandi.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.