Ekonomi Kejam, Ok Oce Jadi Bangkrut


Menurut data internal OK OCE mencatat, setelah Sandiaga memutuskan mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres nanti jumlah peserta OK OCE tidak stagnan. Berdasarkan data dari https://okoce.me saat ini total anggota di seluruh Indonesia sebanyak 51 ribu lebih.
Padahal sebelumnya sempat ada asumsi yang menyebut, setelah Sandiaga melepas jabatan Wagub, maka dinas-dinas terkait tidak mampu meningkatkan jumlah peserta OK OCE secara signifikan. Dan itu dibenarkan.

Jika asumsi itu dianggap benar, itu artinya peningkatan jumlah peserta OK OCE terjadi karena adanya peningkatan awareness di tengah-tengah masyarakat terkait penting dan menariknya program OK OCE untuk peluang usaha dan lapangan kerja.
Lebih mengejutkan lagi, berdasarkan data terbaru, justru jumlah pendaftar OK OCE meningkat setelah berhembus berita negatif tentang OK OCE. Kondisi itu menjadi bukti jika masyarakat Indonesia sudah cerdas dan paham mengenai framing pemberitaan media.

Pihak Anies-Sandi mengkalim, keberlangsung program OK OCE dijamin oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Program ini menjadi janji politiknya ketika berkontestasi dalam Pilkada DKI Jakarta lalu. Meski ada gerai yang tutup, toh program ini sudah ditepati sesuai janji kampanye, walaupun nyatanya memang tidak berjalan sama sekali alias BANGKRUT.
Hal senada juga diungkapkan, Kepala Dinas UMKM DKI Jakarta Irwandi menjamin, meskipun Sandiaga tidak di Balaikota lagi, program OK OCE akan terus berjalan walau terrancam gagal.
“Program ini sudah jadi Perda dan masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ini akan jadi program 5 tahunan, program jangka panjang,” kata Irwandi.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.