TERBONGKAR! Chat dan Foto Mesum Dewan PKS


Ternyata enak juga jika punyai selingkuhan dengan sesama mitra koalisi, seperti kader PKS dan kader Gerindra yang satu ini, sangat menarik untuk diperbincangkan.

Imam Marjuki anggota DPRD kota Semarang dari Fraksi PKS dipecat dari jabatannya karena tersandung kasus perselingkuhan, ia berselingkuh dengan caleg DPRD Jateng dari partai Gerindra Rania Noor Setiawatie yang bertubuh seksi.

Kasus dugaan mesum calon legislatif (Caleg) DPRD Jateng dari Partai Gerindra dengan pejabat publik di Kota Semarang semakin menarik dan bikin penasaran.

Ini sangat menggelikan, yang beredar luas ternyata tidak hanya chat mesum melalui aplikasi WhatsApp (WA) saja. Lebih parah lagi, foto mesum Nia (begitu biasa Rania disapa) dengan anggota DPRD Kota Kota Semarang Imam Marjuki juga beredar luas.

Foto-foto yang beredar tidak hanya satu atau dua foto saja. Tapi dipastikan sangat banyak sekali, dengan berbagai pose juga. Dalam foto itu terlihat ada di dalam mobil, di rumah makan, bahkan ada yang di dalam hotel (Uuuuugghh…), tapi sayang kami tak bisa menampilkan foto mesum mereka berdua.

Melihat banyaknya foto yang di ambil di berbagai tempat itu menggambarkan keduanya sudah lama menjalin hubungan gelap ini ‘kumpul kebo’ (di luar nikah). Hingga kasusnya akhirnya meledak sekarang ini.

Rania Noor Setiawatie ketika dikonfirmsi, Selasa (23/10) enggan berkomentar banyak terkait dengan beredarnya chat dan foto mesum dirinya dengan Imam Marjuki.

“Saya tidak mau komentar mas, karena saya belum melihat langsung. Mana chat dan fotonya coba dikirim ke saya,” katanya.

Ia pun menyangkal beredarnya foto dan chat itu adalah dirinya dan Imam Marjuki, menurutnya, chat dan foto yang beredar itu adalah hasil sreenshot yang bisa dilakukan siapa saja.

“Itu bisa dibuat siapa saja, silahkan dibuktikan apakah itu saya,” yakinnya.
Namun ia tak bisa mengelak setelah melihat percakapan mereka berdua yang di chat Whatsapp yang menyinggung ‘pecinta susu cap nia’.

Nia tampak lebih hati-hati dalam bicara. Itu tampak sekali ketika dikonfirmasi lalgi terkait dengan hubungannya dengan salah seorang anggota dewan Kota Semarang. Nia tidak mau berkomentar, dengan alasan tidak ada hubunan apa-apa.

Pemecatan Imam Marjuki dari DPRD Semarang dibenarkan oleh Ketua DPW PKS Jateng Abdul Fikri Faqih. Abdul Fikri enggan bicara soal kebenaran kabar perselingkuhan itu. Namun dia membenarkan isu tersebut sudah santer terdengar.

"Nggak, karena...ya karena ada berita, kemudian karena ada laporan, ya kita tetap mendalami. Artinya benar atau tidaknya kita tidak tahu tetapi untuk supaya proses, apa namanya... kalau ada berita begitu kan harus kita proses kan. Nah, itu benar atau tidaknya tentu kita serahkan kepada lembaga partai yang, apakah itu BPDO atau mungkin Dewan Syariah," kata Abdul dengan menahan rasa malu saat dikonfirmasi, Rabu (31/10/2018).

"Tetapi untuk supaya tidak mengganggu proses, maka kita mencopot dari beberapa jabatan. Dari pengurus dan sebagainya," imbuh dia.

Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya belum mendengar informasi soal perselingkuhan antara calegnya dengan Imam Marjuki. Riza juga menyebut sampai hari ini Gerindra belum menerima laporan terkait skandal perselingkuhan. Yang pasti, Riza menegaskan pihaknya akan melakukan pengecekan. (gak tahu apa pura-pura gak tahu).

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.