JAMBU (Janji Busuk) Sandiaga Uno


OK OCE adalah program andalan Sandiaga Uno sang calon wakil presiden nomoe urut 02. Saat masih kampanye DKI, OK OCE memang begitu menarik bagi masyarakat. Pasalnya, OK OCE menjanjikan masyarakat akan dimodali, diberi pelatihan dan dicarikan pembeli. Namun OK OCE menjadi tak menarik saat Sandi sudah menjadi wakil gubernur DKI.
Masih ingat dalam ingatan bahwa Sandiaga Uno berjanji akan berikan modal hingga ratusan juta untuk yang mau gabung dengan program OK OCE besutannya.

Namun, realitanya sekarang sangatlah berbeda. OK OCE hanya membantu masyarakat meminjam uang ke BANK. Masyarakat juga tidak dicarikan pembeli, dan yang lebih memprihatinkan, banyak minimarket OK OCE yang akhirnya gulung tikar. (Janji Palsu..!)
Setelah Sandi mundur dari wakil gubernur DKI karena maju jadi cawapres, OK OCE semakin banyak masalah. Belakangan, terkuak bahwa Sandi pernah menjanjikan hadiah bagi peserta OK OCE yang beruntung. Hadiahnya adalah umroh. Sandiaga menjanjikan akan memberikan hadiah ibadah umrah untuk 40.000 pendaftar pertama program OK OCE. (ternyata hanya omong kosong..!)

Sebelumnya Sandi mengatakan bahwa biaya untuk hadiah umroh tersebut akan diambil dari kocek pribadinya. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Persatuan Gerakan OK OCE Faransyah Jaya.
"Awalnya kan memang Pak Sandi siapin dana pribadi. Dulu bilang dari Bang Sandi. Dengan sekarang kondisi yang memang dia sudah berhenti. Logisnya nggak dari APBD, dia sudah jadi cawapres. Sempat sudah ada di APBD dan dianggarkan di Pemprov. Tapi di sebelah mana dan dari pihak mana jawabannya dari Biro Perekonomian," kata Ketua Persatuan Gerakan OK OCE Faransyah Jaya.

Setelah tidak lagi menjadi wakil gubernur DKI, dengan seenaknya Sandi mengatakan bahwa hadiah umroh peserta OK OCE akan ditanggung APBD DKI. Ini jelas tidak sesuai yang dijanjikan, karena menggunakan APBD tanpa perencanaan.
Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi meradang dan mengatakan akan menolak usulan tersebut, "Nggak setuju, kalau janji dia pakai operasional. Ya pakai uang pribadi dia dong," kata Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi di DPRD DKI.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.