Prabowo: Sholat Itu Tak Penting, Yang Penting Islam (KTP)


Tak hanya orang sekitar saja yang mengatakan Prabowo tak bisa sholat, ada juga yang mengatakan Prabowo bukanlah seorang penganut Islam yang taat, semua itu hanyalah pencitraan di Pilpres.
Prabowo hampir tidak pernah melaksanakan shalat dengan tujuan untuk memenuhi kewajibannya sebagai umat Muslim yang baik, jangankan untuk sholat, hal yang kecil saja Prabowo tak mencerminkan sebagai seorang muslim.

Prabowo kerap tampil menunaikan shalat jika sedang diliput media saja, dan jika tidak ada peliputan, shalat Magrib pun tidak pernah dilakukan Prabowo.
Kesimpang siuran ini makin tampak jelas kala Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria juga meng-iyakan jika Prabowo memang jarang melakukan ibadah, khususnya shalat.

Ia juga mengatakan calon presiden Prabowo Subianto adalah orang yang polos jika ditanya soal agama. Riza mengatakan Prabowo selalu mengamini bahwa dirinya bukan ulama, ustaz, ataupun ahli agama. Begitu pula dengan cawapres yang jadi pasangan Prabowo, Sandiaga Uno. Riza pun berharap jangan meminta Prabowo atau Sandi untuk ceramah agama.

"Kalau ditanya agama dia polos. 'Saya ini bukan ahli agama'. Dia jujur mengakui bukan ahli agama. Bukan ustaz bukan ulama. Jangan minta Prabowo ceramah agama," kata Riza.
Islam Prabowo hanya KTP, itu mungkin maksud dari perkataan beberapa kelangan. Dan parahnya, semua itu sengaja ditutup-tutupi oleh pihak Prabowo sendiri. Sholat tak begitu penting bagi kubu Prabowo, karena memenangkan Pilpres adalah yang paling penting bagi mereka

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.