Prabowo Terbukti Antek Asing


Selalu sibuk menuduh Jokowi antek aseng dan asing, alias antek China dan Amerika, ternyata tuduhan itu hanya untuk menutupi apa sebenarnya orientasi Prabowo yang pro China dan Amerika.
Berbagai indikasi membuktikan keberpihakan Prabowo yang sejati. Yakni terhadap Amerika, China dan yang baru-baru ini adakah upaya mengembalikan Orde Baru (Orba).

Dilansir kompas.com, video yang berisi pidato adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo. Salah satu postingan video tersebut di Youtube mempublikasikannya pada 1 Juni 2014, dengan keterangan berikut ini :
"Pada tanggal 14 October 2013, GerindraTV, meluncurkan video yang berjudul 'Hashim Djojohadikusumo Memaparkan Visi Partai Gerindra'. Video ini merupakan rekaman pidato Hashim di acara USINDO Washington Special Open Forum Luncheon yang berlangsung di Washington DC pada tanggal 17 Juli 2013 lalu."

Usindo adalah kependekan dari The United States – Indonesia Society, forum lobi kalangan pengusaha, yayasan, dan individu dalam mengembangkan hubungan Indonesia-Amerika Serikat. Usindo berkantor pusat di Washington DC, Amerika Serikat.
Dalam video itu, Hashim berusaha meyakinkan para hadirin bule-bule Amerika itu kalau Prabowo ini sangat pro-Amerika.
Kemudian yang sebenarnya antek China itu adalah Prabowo. Bukti yang pertama adalah ketika Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian mendatangi Prabowo di kediamannya menyampaikan undangan perayaan Hari Nasional China.

"Ada sebuah ungkapan bahwa apabila ada seseorang yang ingin bertemu dengan kita, dan bersedia berkorban jauh-jauh datang, itu tandanya dia sungguh-sungguh, dan merupakan sahabat baik," kata Prabowo, dilansir detik.com.
"Kita harus menjalin hubungan yang baik dengan semua negara lain, baik di wilayah kawasan Asia maupun dunia. Tentunya kerja sama yang menguntungkan kedua belah pihak dan sama-sama mengutamakan kepentingan nasional kedua negara," lanjutnya.

Kemudian yang kedua, pada hari H perayaan Hari Nasional China itu pada Kamis lalu (27/9) lalau, terlihat Prabowo turut merayakannya, ikut potong kue dan ikut toast.
"Ya ini Hari Nasional Republik Rakyat Tiongkok, ya saya dapat undangan, saya hadir. Kita memandang Republik Rakyat Tiongkok sangat penting bagi Indonesia. Jadi kita harus pelihara hubungan baik, kita harus tingkatkan hubungan dalam tingkat yang lebih baik, saling membantu," kata Prabowo setelah menghadiri perayaan tersebut.

"Indonesia harus punya filosofi. Pandangan saya, 1.000 kawan terlalu sedikit, 1 lawan terlalu banyak," lanjut Prabowo.
Gimana..? masih nuduh Jokowi antek Aseng dan asing..? justru semua yang berbau aseng dan antek asing dibabat semua. Kasihan deh lu..

1 komentar:



  1. PROMO HOKKY IMLEK 2019 POKERAYAM
    • Hokky Angpao Rp.500.000 untuk


    |POKER | CEME | DOMINO99 | OMAHA | SUPER10

    BONUS HARIAN YANG BERAGAM BISA DIDAPATKAN

    MELAYANI SEMUA BANK DI INDONESIA
    BANK NASIONAL + BANK DAERAH |<

    BBM : D8C0B757
    WhastApp : 0812-2222-1680
    Lnk : P0KERAYAM .TOP

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.