Shooting Sandiwara Uno


Sebagai bentuk peningkatan popularitas dan citra pedulinya terhadap masyarakat di Sulawesi Selatan, Sandiaga Salahuddin Uno sang calon wakil presiden usungan para ulama itu kunjungi desa Tosora kabupaten Wajo Sulawesi Selatan.
Dengan menumpang mobil Toyota Hi -Ace, santri dadakan itu sampai mengeluarkan kepalanya dan sesekali memberikan instruksi kepada supir untuk tetap lurus, karena jembatan itu sangat pas dengan ukuran mobil.

Sandi mengaku deg-degan begitu mobil yang ditumpanginya melewati jembatan kayu yang terlihat lapuk di desa Tosora. Namun jika dilihat dengan seksama, jembatan itu tidak lapuk, memang untuk melewatinya jembatan terpakasa menggunakan papan kayu untuk akses menuju lokasi.
“Menuju ke Desa Tosora seperti petualangan Indiana Jones. Agak kaget juga saya di kabupten wajo ini, masih harus melewati jembatan kayu,” sindir Sandiaga.

Menurut Sandi, infrastruktir harusnya juga menyentuh daerah pedesaan, tidak hanya di kota. Dan harus menyerap banyak lapangan pekerjaan.
Pertanyaannya adalah kenapa Sandi tidak turun saja dan berjalan menyeberangi jembatan itu, mungkinkah ini adalah pencitraan..? untuk menjatuhkan pemerintah. Jika pesan itu ditujukan untuk pemerintah pusat, lalu kerja pemerintah daerah apa..? duduk manis..?

Mantan pengusaha ini, menyampaikan pesan Prabowo Subianto, kalau pasangan nomor urut 02 tersebut fokus pada ekonomi.
‘’In Shaa Allah di tahun 2019 akan tercipta dan tersedia  lapangan kerja, serta harga-harga kebutuhan pokok yang stabil serta terjangkau,” katanya disambut meriah warga Desa Tosora.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.