Emak-emak Bingung Saat Ditanya Prestasi Prabowo


Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bercerita tentang perjalanan partainya saat safari politik ke berbagai daerah. Banyak hal yang dia dapati dalam safari politik itu ketika bertemu dengan warga.

Salah satunya seputar Pilpres 2019 yang diikuti dua pasangan calon. Hasto mengaku banyak emak-emak yang tidak mengetahui prestasi calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto. Meski demikian Hasto tak merinci daerah mana saja yang ia kunjungi.

"Kami bertanya kepada ibu-ibu, coba sebutkan tiga keberhasilan Pak Prabowo? Rata-rata sulit menjawab apa itu tiga keberhasilan dari beliau," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Selasa (18/12).

Hal ini, kata Hasto, menunjukkan bahwa pemimpin sedianya dinilai dari kinerjanya. Rakyat juga bisa menilai pemimpinnya yang benar-benar bekerja atau tidak.

"Jadi pemimpin itu dilihat dari komitmennya dari program-programnya dan juga dari kepribadian nya," lanjut dia.

PDIP kini gencar melakukan safari politik ke sejumlah daerah. Dalam kunjungannya mereka membawa sejumlah calon legislatif dan tokoh partai untuk mengenalkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di daerah.

"Kami akan safari politik hari Kamis dan Jumat, kami akan turun ke lapangan untuk melihat apa yang betul-betul hidup di dalam suasana kebatinan rakyat itu, kami akan selami," jelas dia.

Karena masih berusaha melakukan safari politik, menurutnya kurang tepat jika ada pihak yang menyebut elektabilitas Ma'ruf stagnan ketimbang Jokowi. PDIP percaya ada basis kuat yang masih mendukung Ma'ruf.

"Ya kan ada juga silent majority, ada juga pihak yang mendukung. Kiai Maruf ini kan basis kultural, basis tradisional. Beliau tokoh NU, beliau pemimpin tertinggi di majelis ulama indonesia dengan pengalaman yang sangat lengkap," terang Hasto.

Jika ada orang yang beranggapan Ma'ruf menurunkan elektabilitas Jokowi, maka ia mengatakan itu hanya tudingan belaka. Hasto menegaskan PDIP masih bekerja untuk kemenangan keduanya.

"Jadi ada pihak yang juga menggunakan itu untuk men-down grade semangat dari tim kampanye. Tapi kami terus berjuang, apapun pak Jokowi ini kepemimpinanya diterima" tutup dia.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.