Masih Yakin Kalau Prabowo Islam Tulen?


Sekjen Partai Solidarias Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengimbau untuk segera hentikan kontroversi keikutsertaan calon presiden Prabowo Subianto, ikut perayaan Natal bersama keluarganya.

"Saya berharap kontroversi mengenai keikutsertaan Pak Prabowo pada perayaan Natal kuarganya dihentikan. Keluarga besar Pak Prabowo memang Kristen. Saya datang ketika Ibu Pak Prabowo meninggal. Jenazah beliau diselenggarakan secara Kristiani. Adik Pak Prabowo Hashim Djodjohadikusumo juga seorang Kristen yang taat," ungkpap Raja Juli, Jumat (28/12/2018).

"Kakak Ipar Pak Prabowo Drajat Djuwandono, mantan Gubernur BI, seorang Katolik. Dan itu semua bukan aib yang harus ditutup-tutupi. Kalau mereka Kristen so what? Mereka adalah warga negara yang sama dengan warga negara Indonesia lainnya," lanjut Raja Juli.

"Sekali lagi kasus ini dihentikan saja. Kita kritisi rekam jejak Pak Prabowo yang problematik ketimbang membincang urusan latar belakang agamanya," harapnya lagi.

Sebelumnya foto capres Prabowo memegang lilin dalam sebuah perayaan Natal juga ramai diperbincangkan di media sosial. Untuk foto itu, Gerindra juga telah menepis tuduhan Prabowo merayakan Natal.

Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade, mengungkapkan foto itu diambil pada 2013. Saat itu, Prabowo menghadiri perayaan Natal yang digelar oleh Partai Gerindra di Hotel Kartika Chandra, Jakarta.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan usai mengikuti rapat membahas debat Pilpres 2019 di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (26/12/2018) lalu menegaskan, momen Prabowo Subianto berjoget dalam acara perayaan Natal bukanlah ritual ibadah.

"Bukan. Pak Prabowo tidak ikut dalam ibadah ritual Natal. Beliau menyampaikan untuk penghormatan, tapi tidak ikut dalam ibadah ritual Natalnya. Beda lho ya," ungkap Priyo saat itu.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.