Makan Malam Doang ?


Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman Abrar Aziz membenarkan jika dirinya bertemu dengan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi, Dahzil Anzar Simanjuntak.

Lalu Abrar Aziz menegaskan jika pertemuan tersebut tidak ada kaitannya dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 atau agenda politik lainnya. Ia mengatakan kami hanya makan malam biasa saja dan tidak membahas yang lain. Karena jika membahas di tempat umum pastinya akan ketahuan yang lain.

Pertemuan Selasa (22/1) sekitar pukul 20.00 Wib di salah satu Rumah Makan di kawasan Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman. Ia kembali menegaskan bahwa itu murni pertemuan untuk makan malam.

"Iya, pertemuan itu murni pertemuan biasa, karena Dahnil meminta mengajak makan malam saat berada di Pariaman," ujarnya

Abrar mengatakan, saat dirinya menerima ajakan makan malam tersebut, dia meminta makan malam itu dilakukan di tempat terbuka dan meja yang dipilih juga di tempat terbuka agar tak terjadi kecurigaan bahwa kami sedang bernegosiasi.

"Untuk menghindari kecurigaan saya pilih makan di tempat yang terbuka dan meja yang terbuka juga. Selain itu saya juga bawa adik-adik dan teman-teman lainnya bukan pertemuan empat mata," imbuhnya.

Jika Abrar Ketua KPU seharusnya dia mengetahui perbuatannya itu adalah melanggar peraturan, apalagi ia mengatakan ‘’ untuk menggindari kecurigaan……’’ jadi intinya makan malam itu hanya untuk pengalihan agar warga tidak curiga, namun justru mejadi curiga.

Terkait adanya laporan atas dirinya ke pihak Bawaslu Kota Pariaman, ditegaskan Abrar jika pihaknya akan menjalani semua proses yang akan berjalan. Dirinya akan kooperatif jika adanya pemanggilan, namun hingga hari ini menurut Abrar dirinya belum menerima surat pemanggilan secara resmi.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.