Oow Kamu Ketahuan !


Ketua Umum PP Muhammadiyah periode tahun 2000-2005 Buya Syafii Maarif saat ditemui di kediamannya di DIY pernah mengatakan bahwa terjadi penguasaan tanah oleh konglomerat di Indonesia. Menurut beliau ada sekitar 93% tanah di Indonesia dikuasai oleh asing. Dia merinci 80% dikuasai konglomerat domestik dan 13% dikuasai oleh konglomerat asing.

Rakyat Indonesia makin mengetahui “kemunafikan” Prabowo yang selama ini melakukan “pencitraan” seolah dirinya adalah orang yang paling peduli terhadap nasib rakyat kecil di Indonesia dalam kasus lahan (tanah).

Ada yang masih ingat pernyataan Prabowo saat dia melakukan “pencitraan” peduli terhadap rakyat? Prabowo pernah mengatakan bahwa 80% tanah di Indonesia dikuasai oleh segelintir orang. Prabowo juga pernah kritik penguasaan tanah oleh segilintir elit.

Partai Prabowo yaitu Gerindra juga pernah nyinyir saat Preside Jokowi membagikan sertifikat tanah kepada rakyat Indonesia yang berhak.

Ternyata itu semua hanya “pencitraan” yang dilakukan oleh Prabowo dan Gerindra selama ini agar kelihatan peduli nasib rakyat kecil padahal itu semua adalah kamuflase untuk menutupi apa dan siapa sebenarnya Prabowo.

Dan alhamdulillah, Tuhan akhirnya membuka “kedok” Prabowo dengan cara-Nya sendiri saat debat pilpres kedua kemarin, sehingga umat dan rakyat Indonesia akhirnya mengetahui apa dan siapa sebenarnya Prabowo itu.

Kesimpulan yang dapat kita ambil dari debat kemerin adalah yang pertama, Prabowo kritik penguasaan lahan oleh segelintir elit tapi faktanya Prabowo adalah segelintir elit tersebut karena Prabowo menguasai 1,235 juta hektar lahan (tanah) di Indonesia.

Yang kedua, Presiden Jokowi membagikan sertifikat tanah kepada rakyat Indonesia yang berhak malah dikatakan pencitraan, kampanye terselubung, tetapi satu orang Prabowo yang menguasai 1,235 juta hektar lahan (tanah) di Indonesia malah dikatakan Pahlawan oleh Fadli Zon.

Kemudian yang ketiga adalah Pernyataan Buya Syafii bahwa 80% tanah di Indonesia dikuasai oleh konglomerat makin terbukti dengan terbongkarnya “kedok” Prabowo pasca debat pilpres kemarin.

Ternyata Prabowo bukan orang miskin, dia adalah salah satu segelintir elit konglomerat yang memiliki harta Rp 1,9 triliun dan sekarang terbukti memiliki 1,235 juta lahan (tanah) di Indonesia, lalu ada yang masih mau menyumbangkan uang untuk Prabowo dengan iming-iming masuk surga?

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.