Benarkah Benalu di Kubu Prabowo Telah Hilang..?


Kabar Andi Arief tertangkap nyabu bagaikan bom atom yang jatuh di kubu Prabowo-Sandi, dan memporak-porandakan semua yang ada. Demokrat juga merasakan percikan itu.

Sepertinya kemalangan belum mau pergi dari kubu Prabowo-Sandi. Upaya keras, modal yang besar, serta miltansi BPN dan relawan yang telah membangun setahap demi setahap seketika runtuh karena berita tentang Andi Arief yang terciduk sedang nyabu di hotel bersama seorang wanita di Slipi, Jakarta Barat.

Belum selesai persoalan hoax Ratna yang terbongkar. Ratna bahkan terang-terangan meminta penyebar hoax dirinya juga diproses hukum. Kebetulan para penyebar hoax Ratna ada di kubu Prabowo-Sandi.

Elektabilitas Prabowo-Sandi belum juga mengungguli Jokowi-Ma’ruf. Alih-alih keadaan bisa membaik, yang terjadi justru sebaliknya. Keyakinan bisa memenagi Pilpres 2019 langsung sirna terlebih, waktu pencoblosan sudah mepet.

Dibanding dengan partai koalisi Prabowo-Sandi yang lain, Demokrat memang bikin kubu Prabowo gregetan. Dampak pengkhianatan itu memang tak bisa sembuh dalam waktu singkat. Demokrat sempat begitu kecewa dengan Gerindra.

Meskipun sudah bergabung, Demokrat tetap nekat memblow-up isu kardus yang diberikan Sandi ke PAN dan PKS. Aktornya adalah Andi Arief. Dia yang menyebut pertama kali soal isu kardus ini, dia mengaku diperintah oleh petinggi Demokrat untuk memblow-up isu kardus.

Meskipun sampai saat ini katanya tidak terbukti Sandi memberikan kardus ke PAN dan PKS, serangan Andi Arief cukup membuat gaduh. Gerindra mengatakan, tidak ada kontribusi berarti dari Demokrat untuk kubu Prabowo-Sandi. Tidak ada militansi dari kader Demokrat untuk mengampanyekan Prabowo-Sandi sebagaimana yang diperlihatkan PKS dan PAN.

Andi Arief dianggap sebagai benalu di kubu Prabowo-Sandi, bukannya membantu menaikkan elektabilitas Prabowo tapi justru membuatnya turun. Entah menggunakan cara apa lagi bagi kubu Prabowo untuk meredam si Andi ini. Walaupun kubu Prabowo telah ramai-ramai tak mengakui Andi Arief bukan dari kubunya, namun public telah dulu tahu.

Apakah Andi Arief akan mengalami nasib yang sama seperti Ratna Sarumpaet dan emak-emak PEPES yang dicampakkan begitu saja oleh Kubu Prabowo..? kita lihat perkemabangan selanjutnya.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.