Emak-emak Disangka Intel


Sejak kembali ke Indonesia, kita tidak pernah tahu Prabowo usahanya apa, apa yang ia lakukan, bagaimana proses ia bisa sekaya itu saat ini.

Prabowo yang tak pernah turun dari mobil Lexus kesayangannya, dan selalu joget diatas Lexus sembari menyapa kawanannya di bawah, seolah Prabowo merasa ditinggikan, tapi makna lain dari Prabowo berdiri disitu, adalah bentuk kekhawatiran Prabowo untuk turun langsung bersama masyarakat dengan dekat.

Kenapa Prabowo takut? Bahkan di depan para penggemarnya sendiri? Prasangka Prabowo ini terhubung pada tudingannya di Bandung beberapa waktu lalu. Di tengah pidato kebangsaan, Prabowo curigai kepada emak-emak yang berkacamata dan bercadar hitam.

"Kamu kok pakai tutup muka? Intel kamu, bukan? Pakai kaca mata gelap, ini (muka) ditutup, apa sih masalahnya?" ujar Prabowo.

Menuduh seseorang intel, adalah 1 kesalahan, takut dengan cadar juga 1 kesalahan. Mempersepsikan seseorang karena kostumnya penuh atribut seperti kacamata layaknya intel, juga 1 kesalahan.

Prabowo takut dengan intel pun 1 kesalahan. Dan yang paling tidak terpikir oleh Prabowo adalah soal "Pidatonya direkam" dimana secara logika, buat apa intel datangin Prabowo kalau bisa menyaksikan acara secara langsung lewat medsos. Kan ditayangin live, buat apa intel hadir disana? 1 kesalahan lagi.

Dari logika-logika sederhana ini, kita bisa tarik kesimpulan. Bahwa ada yang ditakuti Prabowo secara tidak langsung ataupun langsung. Mungkin Prabowo berusaha membuat dirinya nyaman dengan langsung menuduh. Sebagai bentuk pelampiasan kekhawatirannya.

Prabowo terlihat sangat takut dengan rakyatnya sendiri, bahkan pendukungnya sendiri. Setiap datang selalu dikawal penuh oleh FPI, seolah kami siap dipersekusi kapanpun. Lihat saja acara Munajat kemarin, wartawan jadi bulan-bulanan FPI.

Tapi kenapa Prabowo tetap saja takut? Even sudah dijaga penuh seperti itu. Sekarang pertanyaannya kita perjelas, siapa yang ditakuti Prabowo?

Sebagai rakyat Indonesia, kami berhak bertanya bukan? Kami berhak tau, kenapa Prabowo seperti itu? Atau tepatnya, kenapa saya bisa sampai berpikir demikian, kenapa saya sampai bisa melihat Prabowo punya gelagat seperti itu.

Kalau memang ini hanya asumsi atau dugaan. Tolonglah bantah dengan penjelasan yang rasional dan masuk diakal.

Prabowo adalah seorang yang penakut, dan kita tidak pernah tau apa yang ditakuti Prabowo. Padahal Prabowo orangnya tempramental, tapi dia juga penakut, tidak sinkron memang, entah bagaimana nasib bangsa ini jika dipimpin oleh orang yang penakut.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.