Typu-Menypu..


Masih ada yang mengira bahwa program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (OK OCE) itu memberikan pendanaan bagi para anggotanya sebagai modal menjalankan usaha. Seperti apa yang di janjikan oleh Sandiaga Uno pada setiap kesempatan merayu para calon pemilih.

Program yang digagas oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernurnya kala itu, Sandiaga Uno ternyata hanya memberikan akses permodalan dari perbankan. Tidak seperti yang mereka janjikan sebelumnya saat kampanye yang mengatakan akan memberikan modal usaha hingga ratusan juta rupiah.

Dan ternyata semua itu hanyalah tipu muslihat Sandi untuk meraih simpati pemilih yang haus akan permodalan. Dan beberapa Perkumpulan Gerakan One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (OK OCE) menyebutkan para anggota programnya bisa mendapatkan dana maksimal hanya Rp 10 juta.

Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK OCE Iim Rusyamsi mengatakan, dana sebesar Rp 10 juta ini berupa pinjaman dari Bank DKI Jakarta dan bukan dari OK OCE seperti yang telah dijanjikan sebelumnya.

"Jadi ada proses sosialisasinya di pertama dan proses kedua," kata Iim di Jakarta, Sabtu (23/3/2019).

Ada tujuh tahap yang akan diberikan kepada para anggota OK OCE. Pertama, masyarakat melakukan pendaftaran. Kedua, proses pelatihan. Ketiga, proses pendampingan. Keempat, proses perijinan. Kelima, proses pemasaran. Keenam, proses pelaporan keuangan. Ketujuh, proses permodalan.

Iim menyebutkan, permodalan bisa didapatkan para anggota jika memang aktif dan mengikuti enam proses yang ada. Adapun, akses permodalan yang diberikan merupakan kredit tanpa agunan dengan maksimal pinjaman Rp 10 juta.

"Tapi dia harus ikut proses sampai P6. Nanti diberikan akses kemudahan, seperti pinjaman tanpa agunan maksimal Rp 10 juta, maksimal cicilan 18 bulan dengan bunga 7 persen setahun," ujarnya.

Jadi bagi para warga yang sudah terlanjur ikut diharapkan dapat bersabar dan menerima kenyataan itu, dan harus membayar utang ke bank setiap bulannya karena uang permodalan itu bukan dari Sandiaga Uno sepereti yang dijanjikan. Mengenai jumlahnya yang hanya 10 juta, diharapkan para pemegang uang pinjaman untuk berhati-hati menggunakannya.

2 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.