Suka Suka Gue !


alam kampanye akbar Prabowo Subianto di Stadion GBK ramai dibahas di media sosial. Tampak beberapa anggota jemaah perempuan salat di antara kerumunan saf lelaki dan bercampur aduk. Ketua Umum GNPF-U Yusuf Muhammad Martak yang hadir dalam acara tersebut, mengaku belum mendengar atau melihat langsung foto-foto yang ramai dibahas di Twitter tersebut.

Namun dia menegaskan tak ada unsur kesengajaan mencampurkan lelaki dan perempuan dalam satu saf salat. Menurutnya, karena kondisi massa yang padat, ada perempuan yang salat di dekat lelaki meski tak bersebelahan.

"Cuma saya tidak tahu di dalam keadaan yang sudah darurat, karena sudah padatnya umat seperti kejadian seperti, ya contoh, seperti di Masjidil Haram, kadang-kadang itu berdekatan, hampir bersebelahan walaupun tidak bersenggolan ya. Sifatnya darurat tapi tidak ada setting saf salat itu, itu hal yang tidak mungkinlah karena kepanitiaannya juga dari kita juga ngerti semualah," ucap Yusuf Martak.

Dia menegaskan tak mungkin panitia dengan sengaja mencampurkan saf salat perempuan dan lelaki lantaran sangat paham urusan demikian. Yusuf Martak menyebut ada kemungkinan itu terjadi lantaran kondisi darurat.

Mereka semua mengadakan salat subuh berjamaah, salatnya jelas bukan hal yang salah karena ibadah adalah sebuah kegiatan positif yang jelas mulia dan baik, tapi untuk salat ada cara dan aturan yang harus dan kudu dipenuhi, baik itu soal waktunya, soal wudhunya, dan juga soal tempatnya semuanya diatur dalam sebuah aturan dan cara yang telah diajarkan oleh Nabi.

Ihwal cara, aturan dan hadits bakunya soal saf salat yang benar dan yang pasti kita tahu adalah pria dan wanita tidak boleh dicampur barisan safnya, yang kita tahu wanita tidak boleh sejajar safnya dengan pria, dan satu lagi yang tentu kita tahu bahwa wanita tak boleh ada didepan pria, bila hal ini dilanggar maka sudah barang tentu salat yang dikerjakan akan dianggap tidak sah.

Dalam salat subuh berjamaah yang diadakan oleh kubu Prabowo-Sandiaga, mereka campur barisan pria dan wanita secara acak dan tak beraturan, mereka biarkan wanita sejajar saf dengan pria tanpa pembatas dan mereka biarkan wanita berada didepan pria.

Bila kubu Prabowo berkilah bahwa hal ini wajar, biasa dan boleh dilakukan maka hal ini akan menjadi penyesatan baru bagi umat Islam yang notabenenya agama mayoritas dinegeri ini. BPN selaku panitia acara seharusnya tidak membiarkan hal ini terjadi sebab hal ini masih sangat bisa untuk diantisipasi dan dicegah.

Saf salat pria wanita dicampur, wanita sejajar pria tanpa pembatas dan wanita salat didepan pria adalah penyesatan gaya baru bagi umat Islam, hal ini tak boleh dibiarkan karena sudah bidah dan sesat.

Belum jadi presiden saja Prabowo sudah menyesatkan banyak umat apalagi bila sudah jadi, memang susah kalau punya capres yang aqidah dan agamanya tak jelas dan diragukan, ia tak pernah tahu persis aturan agama yang benar seperti apa, salat yang benar seperti apa, pantas saja Habib Rizieq ragukan keislamannya, yang bilang hal ini wajar dan boleh benar-benar bidah dan sesat.

2 komentar:

  1. ikmati Permainan Judi Kartu Dengan Bonus IDR 500.000/Akun Hanya Di Pokerayam. Bonus Besar Dengan Syarat Ringan Hanya Di Situs Judi Online Terpercaya PokerAyamN

    Menyediakan Deposit Via OVO Lebih Aman, Nyaman, Prakstis, Tanpa Jam Offline

    Tunggu Apalagi, Ayo Gabung Sekarang
    HUBUNGI KAMI:
    LiveChat : www,pokerayam,top
    WA : 0812-2222-1680
    BBM : D8C0B757
    LINe : POKERAYAM

    BalasHapus
  2. PokerVita Situs Judi Online Terpercaya Memberikan Kemudahan Dalam Bertransaksi Dengan Mudah 24 Jam. Kini Pokervita Juga Menyediakan Deposit Via OVO & Go-Pay loh .. .

    Minimal Deposit 10.000
    Minimal Withdraw 50.000

    Bonus Terbaru Menjelang Puasa : (KLIK DISINI)

    Info Lebih Lanjut Hubungi :
    WA: 0812.2222.996
    BBM : PKRVITA1 (HURUF BESAR)
    Wechat: pokervitaofficial
    Line: vitapoker

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.